Senin, 17 Mei 2010

Interface Harddisk

Mari-mari, kita lanjutkan pembahasan materi tentang harddisk yang kemarin. Kali ini gue ada bahan tentang teknologi Interface Harddisk. Terdapat beberapa interface dalam harddisk, yaitu adalah IDE, ATA, SATA, SCSI, dan RAID.

  • IDE ( Integrated Drive Electronics )
Standar konsumen untuk interface. Kalah jauh sama SCSI, tapi jauh lebih murah. Interface IDE sekarang mempunyai 2 channel yang memungkinkan 2 device tiap channel apakah itu Harddisk, CD-ROM, atau storage lain. Pada sebuah channel, kecepatan transfer otomatis jatuh disesuaikan dengan kecepatan & kemampuan device yang lebih lambat agar kompabilitas tetap terjaga. IDE yang asli dulu hanya mendukung satu Harddisk dalam channel, dan transfer rate rata-rata 2-3 MB/s. Kebanyakan IDE boards hanya punya satu channel, hanya mendukung dua drive. CD-ROM drive ketika itu menggunakan interface yang mirip floopy drive, dihubungkan pada sound card.

  • ATA ( AT Attachment )
Untuk mendalami ATA kita perlu memahami tentang dasar-dasar teknolodi harddisk. Pada prinsipnya ketika suatu sistem operasi akan melakukan operasi baca/tulis ke harddisk, perintah ini diberikan pada BIOS lalu BIOS yang meneruskannya ke harddisk. Sistem operasi lain yang memiliki I/O Subsystem, sendiri seperti Windows 95, Windows NT dan UNIX, kode-kode pada BIOS dibuat sendiri dalam I/O subsystem, dan operasi ke harddisk cukup melalui I/O subsystem tanpa melalui BIOS. Pengaksesan harddisk dilakukan dengan mengguanakan register-register yang dilanjutkan dengan menggunakan sinyal-sinyal. Pembentukan sinyal-sinyal ini dikontrol oleh BIOS, tapi timing (pengaturan waktu) ditentukan oleh interface hardware. Spesifikasi ATA menetukan seberapa cepat sinyal-sinyal ini dikirimdan diterima.

Saat ini ada beberapa mode PIO (Programmed Input/Output) dan beberapa mode DMA (Direct Memory Access). Mode-mode ini menentukan seberapa cepat transfer rate yang dihasilkan. Spesifikasinya menentukan seberapa cepat I/O dapat membaca atau menulis.

  • SATA
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.

Interface SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling­kungan multitask.

Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng­gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.

Beberapa fitur SATA adalah:

  • SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
  • SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
  • Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.

Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.


  • SCSI ( Small Computer System Interface )
SCSI ( dibaca "Skazzi" ) adalah interface berkecepatan bus sangat tinggi yang dapat melakukan apa saja. Dia menyediakan dukungan untuk lusinan device secara simultan, beserta transfer rate kecepatan tinggi, multithreading, parity checking, dan bus mastering. Dengan cost yang cukup besar untuk expansion slot dan harddisk SCSI, penggunaan CPU dapat dikurangi secara dramatis, khususnya dalam Windows NT.
Namun kesulitan menangani sistem ini, dan harganya membuat SCSI terbatas sebagai solusi morkstation/ server. Untuk konsumen kebanyakan IDE menyediakan solusi yang jauh lebih mudah dan murah.

  • RAID ( Reduntant Array of Independent Disks )
Sebuah subset dari SCSI/IDE technology yang memungkinkan kombinasi dua atau lebih harddisk dalam model yang bervariasi, menyediakan kelimpahan resource dan kecepatan tambahan.
HD-HD biasa harus baca/tulis data secara berurutan satu-satu ke disk yang sama. RAID mencegah ini dengan menulis ke disk-disk yang berlainan, dalam array 4 disk yang memungkinkan 4 blocks ditulis/dibaca sekaligus.

Nah, sekian dulu ya teman-teman. Materinya kita lanjutkan lain waktu. Dadahhh....



0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger